Tur Fitur Mendalam: Manajemen Stok (HPP) di Aplikasi POS Kafe
Banyak sistem POS di pasaran hanya fokus pada satu hal: mencatat penjualan di kasir. Padahal, profit sejati sebuah kafe tidak ditentukan oleh omzet, tapi oleh seberapa efisien Anda mengelola HPP (Harga Pokok Penjualan).
Jika Anda tidak tahu persis berapa gram kopi atau berapa mililiter susu yang terpakai untuk setiap cangkir, Anda sedang "menebak" profit Anda. Sistem POS Kustom Codeloka dirancang untuk memecahkan masalah ini di akarnya. Mari kita bedah fitur Manajemen Stok kami.
1. Resep Digital (Recipe Management)
Ini adalah fondasinya. Sebelum menjual, Anda mendaftarkan resep digital untuk setiap menu. Contoh: 1 "Caffe Latte" = 10gr Kopi + 150ml Susu + 10ml Sirup. Sistem kini tahu persis "biaya" bahan baku per produk.
2. Pemotongan Stok Otomatis (Live Inventory)
Saat kasir menjual 1 "Caffe Latte", sistem tidak hanya mencatat penjualan Rp 20.000. Di balik layar, ia langsung memotong stok: 10gr Kopi, 150ml Susu, dan 10ml Sirup dari inventaris digital Anda. Ini terjadi secara real-time.
3. Laporan HPP Real-Time
Inilah hasilnya. Kapan pun, Anda bisa membuka dashboard dan melihat laporan HPP. Anda tahu persis berapa biaya bahan baku untuk omzet hari ini. Anda bisa melacak profit kotor secara akurat, bukan menunggu laporan akuntan di akhir bulan.
4. Peringatan Stok Menipis (Low Stock Alerts)
Sistem akan memberi notifikasi jika stok susu, kopi, atau bahan penting lainnya akan habis (misal: di bawah 500gr). Ini memberi Anda waktu untuk memesan ke *supplier*, mencegah bencana "stock-out" di tengah jam ramai.
Ini adalah kontrol level baru yang tidak akan pernah Anda dapatkan dari kasir manual atau sistem POS generik. Anda berhenti menebak-nebak dan mulai mengambil keputusan berdasarkan data nyata.