Fakta: 90% Instansi Belum Terhubung SPBE Secara Efektif
SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) adalah wajib. Namun banyak instansi (termasuk Balai Diklat) masih manual. Sistem kustom adalah jembatan integrasinya.
Nama Tag: Administrasi Manual
SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) adalah wajib. Namun banyak instansi (termasuk Balai Diklat) masih manual. Sistem kustom adalah jembatan integrasinya.
Data ganda, rekonsiliasi lambat, risiko data hilang, komunikasi kacau, dan staf burnout. Ini adalah 5 kerugian admin manual yang bisa diatasi sistem.
Sambil mendoakan kelancaran ibadah Anda, kami mengingatkan pentingnya keamanan data. Jangan kirim foto paspor via WA. Gunakan portal aman.
Masih pakai Excel & WA untuk data jamaah? Hati-hati risiko kehilangan data, salah manifes, dan pelanggaran privasi. Ini adalah solusi digitalnya.
Kami bertanya di media sosial: Apa kendala digitalisasi Anda? Hasilnya: 50% merasa "Biaya Mahal", 30% "Takut Rumit". Mari kita bedah mitos ini.
Data yang tersebar (di Excel, WA, nota) adalah biang keladi kegagalan. Sistem terintegrasi menyatukan data untuk keputusan yang lebih baik.
Sistem kasir manual rentan error, lambat, dan berisiko fraud. Ini adalah 5 masalah yang menggerogoti profit kafe Anda dan bagaimana POS kustom Codeloka mengatasinya.
Identifikasi 3 masalah utama Balai Diklat: 1. Pendaftaran Peserta Manual, 2. Penjadwalan Rumit, 3. Laporan (LAKIP/SPBE) Lambat & Tidak Akurat.
Identifikasi 3 masalah utama Sekolah/Ponpes: 1. Rekonsiliasi SPP Manual, 2. Data Siswa Terpisah-pisah, 3. Komunikasi Orang Tua Kacau (Grup WA).
Identifikasi 3 masalah utama Biro Travel: 1. Data Jamaah Tercecer (di WA), 2. Sulit Melacak Dokumen (Paspor, dll), 3. Rumitnya Manifes & Rooming List.
Sebagai pemanasan bulan depan, kita identifikasi 3 masalah utama di F&B: 1. Kontrol Stok (HPP), 2. Fraud di Kasir, 3. Laporan Penjualan Lambat.
Bisnis macet? Solusinya mungkin bukan tambah orang, tapi perbaiki sistem. Ini 5 tandanya: Laporan lambat, Sering "human error", dan Anda "terikat" di kasir.