Fakta: 90% Instansi Belum Terhubung SPBE Secara Efektif
Edukasi
👁️ 17
Pemerintah telah mewajibkan implementasi SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) untuk menciptakan birokrasi yang efisien dan terintegrasi.
Namun, faktanya di lapangan, banyak instansi—terutama di level unit pelaksana teknis seperti Balai Diklat—masih beroperasi secara manual atau semi-manual. Data peserta diklat, jadwal widyaiswara, dan sertifikasi masih dikelola di Excel yang terpisah-pisah.
Mengapa Ini Jadi Masalah?
- Tidak Efisien: Pekerjaan admin berulang-ulang, risiko human error tinggi.
- Laporan Lambat: Pimpinan sulit mendapat laporan real-time untuk pengambilan keputusan.
- Tidak Terhubung SPBE: Data yang manual ini tidak bisa "berbicara" dengan sistem SPBE utama, membuat target integrasi nasional tidak tercapai.
Solusi: Sistem Informasi Diklat Kustom
Codeloka Software House memiliki portofolio dalam membangun Aplikasi Balai Diklat. Kami membangun sistem kustom yang:
- Mengelola pendaftaran peserta, penjadwalan, dan sertifikasi.
- Membuat laporan otomatis untuk pimpinan.
- Dirancang dengan arsitektur yang siap diintegrasikan (via API) ke sistem SPBE yang lebih besar.
Digitalisasi instansi Anda dimulai dari membereskan "dapur" operasional.