Senin, 1 Desember 2025
Codeloka - Software House

Testimoni: Wawancara dengan Kepala Sekolah "D", Pengguna Sistem Codeloka

Testimoni: Wawancara dengan Kepala Sekolah "D", Pengguna Sistem Codeloka

(Ini adalah adaptasi artikel dari rencana konten "Testimoni Video". Kami menyajikan transkrip wawancara dengan Ibu "D", Kepala Sekolah Swasta "D" yang menjadi subjek studi kasus 10 November.)

Codeloka: "Ibu D, terima kasih atas waktunya. Apa perubahan terbesar yang Ibu rasakan setelah 6 bulan implementasi sistem Codeloka?"

Ibu D: "Perubahan mindset kerja. Dulu, tim admin kami selalu 'kebakaran'. Reaktif. Menunggu orang tua komplain di WA soal tagihan, baru kami cek manual di buku. Menunggu wali kelas teriak data absensi, baru kami rekap dari Excel. Stres sekali."

Codeloka: "Dan sekarang bagaimana?"

Ibu D: "Sekarang kami proaktif. Data sudah tersaji di Dashboard. Kami tahu siapa yang nunggak SPP sebelum ditanya. Orang tua bisa lihat absensi di Portal Orang Tua sebelum mereka sempat bertanya. Sistem Codeloka memberi kami ketenangan dan citra profesional. Kami tidak lagi terlihat amatir di mata orang tua."

Codeloka: "Ada keraguan di awal? Misal, staf yang 'gaptek' (gagap teknologi)?"

Ibu D: "Oh, itu keraguan utama saya. Staf TU saya usianya 50-an. Saya pikir akan sulit. Tapi tim Codeloka mendesainnya sangat sederhana, sangat *to the point*. Desainnya (UI/UX) bersih. Dalam 1 minggu training dan pendampingan, semua lancar. Staf saya malah bilang ini 'jauh lebih gampang dari Excel' karena tidak perlu takut salah rumus."

Codeloka: "Saran untuk sekolah lain?"

Ibu D: "Jangan tunda. Jangan anggap ini 'biaya'. Ini adalah 'investasi' untuk efisiensi dan profesionalisme. Anda membayar untuk ketenangan pikiran."

Terkait