Senin, 1 Desember 2025
Codeloka - Software House

Meet the Team: Wawancara dengan Lead UI/UX Designer Codeloka

Meet the Team: Wawancara dengan Lead UI/UX Designer Codeloka

(Wawancara dengan "Rina", Lead UI/UX Designer Codeloka, yang memimpin proses dari Wireframe ke Prototype)

Codeloka: "Hai Rina, apa filosofi desain di Codeloka?"

Rina: "Satu kata: Empati. Kami tidak mendesain untuk diri kami sendiri atau untuk developer. Kami mendesain untuk pengguna akhir. Seringkali, pengguna kami adalah staf TU sekolah, admin balai diklat, atau kasir kafe yang tidak terbiasa dengan software rumit. Tugas saya adalah membuat hidup mereka lebih mudah, bukan lebih rumit."

Codeloka: "Apa tantangan terbesarnya?"

Rina: "Membuat yang rumit jadi sederhana. Misalnya, sistem keuangan sekolah itu rumit (ada SPP, buku, asrama, diskon). Tantangannya adalah bagaimana menyajikan data billing yang kompleks itu dalam 1 layar yang bisa dimengerti oleh orang tua murid dalam 3 detik. Kami melakukan banyak riset dan tes alur untuk itu."

Codeloka: "Apa bedanya desain Codeloka dengan SaaS (langganan)?"

Rina: "SaaS menjejalkan 100 fitur dalam satu layar, membuat pengguna bingung. Kami, di Codeloka, justru membuang 90 fitur yang tidak perlu dipakai oleh klien tersebut. Desain kami 'pas', minimalis, dan fokus pada alur kerja unik klien. Kami tidak membuat 'pisau Swiss Army' yang bisa segalanya tapi tidak ada yang tajam. Kami membuat 'pisau bedah' yang tajam, presisi, dan pas untuk satu tugas."

Terkait