Wawasan: Digitalisasi Sekolah & Ponpes, Bukan Sekadar E-Learning
Edukasi
👁️ 18
Ketika pandemi memaksa dunia pendidikan "go digital", fokus utama tertuju pada *e-learning*. Namun, kini saatnya kita berbicara tentang transformasi digital yang sesungguhnya.
Bagi Sekolah dan Pondok Pesantren (Ponpes), tantangan terbesar bukanlah di ruang kelas virtual. Tantangan itu ada di ruang administrasi (TU).
Masalah Tersembunyi di Balik Map Kertas
Banyak institusi masih bergulat dengan:
- Data Siswa/Santri Terfragmentasi: Data pendaftaran di Excel, riwayat akademik di buku rapor, data pembayaran SPP di buku kasir.
- Manajemen Keuangan Manual: Staf TU menghabiskan waktu berhari-hari merekonsiliasi transferan SPP dari WA.
- Komunikasi Orang Tua yang Kacau: Puluhan grup WA untuk pengumuman, tagihan, dan absensi.
Solusi: Ekosistem Digital Terintegrasi
Inilah yang Codeloka Software House bangun melalui portofolio Aplikasi Sekolah & Pondok Pesantren. Kami menciptakan satu sistem terpusat di mana:
- Pimpinan Yayasan melihat Dashboard keuangan real-time.
- Staf TU mengelola data siswa dari pendaftaran hingga kelulusan di satu tempat.
- Orang Tua membuka satu aplikasi mobile untuk melihat nilai, absensi, dan tagihan anak.
Ini membebaskan waktu guru dari admin, sehingga mereka bisa fokus mendidik.