Blueprint Digitalisasi Pesantren 2026: Peta Jalan Menuju "Smart Pesantren"
Banyak Pimpinan Pondok Pesantren ingin melakukan digitalisasi, tapi bingung mulai dari mana. Di Codeloka, kami menyusun "Blueprint Smart Pesantren" untuk 2026:
Fase 1: Fondasi Keuangan (Bulan 1-2)
Jangan mulai dari akademik. Mulailah dari uang. Digitalisasi sistem pembayaran SPP dan tabungan santri. Mengapa? Karena ini membangun kepercayaan wali santri dan menyehatkan arus kas lembaga. Target: Laporan keuangan real-time, notifikasi tagihan WA otomatis.
Fase 2: Data Induk Santri & Akademik (Bulan 3-4)
Setelah keuangan rapi, digitalkan data santri. Hapus buku induk fisik. Pindahkan data nilai, hafalan (tahfidz), dan pelanggaran ke database pusat. Target: Satu data santri yang terintegrasi (One Data Policy).
Fase 3: Layanan Wali Santri (Bulan 5-6)
Luncurkan Portal Wali Santri / Aplikasi Mobile. Berikan akses kepada orang tua untuk memantau anak mereka. Target: Transparansi total.
Fase 4: Manajemen Asrama & Perizinan (Bulan 7+)
Digitalisasi sistem keamanan, perizinan keluar-masuk, dan kesehatan santri. Jangan lakukan sekaligus. Lakukan bertahap bersama Codeloka.